INDONESIA JUGA PUNYA?? Rudal Pembawa Kiamat Dengan Teknologi Tinggi
orang Rusia Ukraina masih terus berlangsung kedua negara terus saling menyerang dan Belum menunjukkan akan berdamai mereka saling melempar kekuatan demi mencapai kemenangan termasuk salah satunya mempersiapkan persenjataan yang maha dahsyat kekuatannya ya rudal hipersonik menjadi senjata andalan Rusia dalam meluncurkan serangannya ke Ukraina Namun ternyata rudal hipersonik ini tidak hanya menjadi idola Rusia karena banyak negara kini tengah mengembangkan persenjataan yang konon memiliki daya ledak lebih hebat daripada bom Hiroshima dan Nagasaki lantas Apakah rudal hipersonik tersebut sebenarnya Bagaimana dampak yang ditimbulkan jika rudal ini mendarat di suatu wilayah dan Siapa sajakah Negara yang tertarik untuk meminang senjata ini sebagai senjata andalan mari kita mulai dari kata hipersonik terlebih dahulu secara pengertian hipersonik adalah sebuah keterangan kecepatan objek apapun yang mampu bergerak 5 kali kecepatan suara atau 5 Math sekitar 6174 km/jam maka dinilai memiliki kecepatan di personik nah dulunya kecepatan hipersonik dalam persenjataan militer dunia hanya dimiliki oleh icbm alias rudal kendali balistik antar benua yang ditembakkan melalui atmosfer lalu kembali ke bumi dengan kecepatan tinggi sekarang penelitian tentang kecepatan hipersonik ini dipermantap menggali personik yang diciptakan disinyalir mampu terbang dengan kecepatan 5 meter tersebut dengan lebih efisien dengan kecepatan ini rudal hipersonik hanya butuh waktu 1 jam 6 menit untuk melintasi jarak antara Rusia ke Amerika hanya butuh satu jam 33 menit untuk melintasi jarak cina ke Amerika dalam penelitian yang dilakukan setidaknya ada tiga jenis rudal hipersonik yang tengah dikembangkan pertama adalah rudal hipersonik aerobalistik yang digunakan dengan cara kerja dijatuhkan dengan jet tempur setelah itu didorong menggunakan roket ke kecepatan hipersonik untuk melewati atmosfer kemudian kembali masuk ke dalam atmosfer menuju lintasan target kecepatan yang dihasilkan mencapai 1,6 Km per detik kedua adalah kendaraan meluncur hipersonik yang cara kerjanya dengan menggunakan dorongan roket pada ketinggian batas atmosfer lalu meluncur pada lintasan sambil bermanuver kecepatan yang dicapai oleh jenis ini mencapai 3,3 km/detik dan roda yang terakhir adalah rudal jelajah hipersonik yang cara kerjanya jauh lebih simple untuk sampai di kecepatan hipersonik rudal balistik jelajah hanya memerlukan dorongan roket langsung setelah itu kecepatan akan dipertahankan oleh mesin bernama scrum jet sambil terus mengikuti lintasan roket yang digunakan dalam dorongan pertama pun terbilang lebih kecil makanya rudal jelajah bisa ditembakkan dari manapun mulai dari pangkalan militer hingga kapal selam fleksibilitas yang dimiliki rudal jelajah hipersonik ini menempatkannya sebagai Primadona apalagi kecepatannya mencapai 4,9 Km per detik dengan kecepatan yang dimiliki dan juga kemampuannya dalam membawa hulu ledak nuklir Selain itu rudal hipersonik juga memiliki kemampuan manuver dan konsistensi untuk bertahan pada lintasannya maka wajar jika pengembangan rudal hipersonik jadi Primadona dalam dunia militer di masa depan namun ya yang namanya dunia militer tentu membawa ancaman baru bagi stabilitas dunia bisa saja rudal hipersonik menjadi pembalik keadaan dalam sebuah perang dari klaim kemampuannya personik dengan hulu ledak non nuklir saja bisa menghancurkan target-target penting seperti kapal induk nah kehilangan aset seperti kapal induk tentu bukan Hal mudah untuk diperbaiki dalam keadaan perang jika hulu ledak nuklir saja bisa menghancurkan kapal induk Bayangkan saja apa yang bisa dilakukan oleh rudal balistik dengan bulu ledak nuklir ya mungkin saja Sin yang di film G.I Joe terjadi ancaman mengerikan tersebut tentu membuat negara-negara kuat mulai bergerak untuk mencari penangkal rudal hipersonik contohnya saja Amerika Serikat yang tengah membangun satelit deteksi militer untuk mengetahui pergerakan rudal di atas atmosfer Selain itu Negeri adidaya tersebut juga melakukan kerjasama erat dengan sekutu yang disinyalir memiliki akses terhadap rudal hipersonik namun pendekatan ini tentu saja mendapat biaya yang mahal dan juga lama bayangkan Berapa banyak satelit yang akan diluncurkan untuk bisa mendeteksi tiap objek yang keluar masuk dalam atmosfer sebagai sebuah langkah pertahanan lainnya beberapa negara juga menganut kata-kata bijak dari suzu sang ahli perang dunia salah satunya adalah di tengah kekacauan juga ada kesempatan Nah dari pepatah ini lalu diinterpretasikan dengan mengambil kesimpulan untuk belajar banyak tentang rudal hipersonik yang tengah dikembangkan oleh negara-negara kuat lainnya di dunia karena mau tidak mau atau Suka tidak suka nantinya dunia kita akan dipenuhi oleh senjata menyeramkan seperti rudal hipersonik [Musik] namun untuk sekarang setidaknya ada 4 negara yang telah berhasil menciptakan rudal hipersonik dan bahkan juga telah melakukan uji coba yaitu Rusia Amerika Serikat China dan juga Korea Utara di belakang mereka ada Perancis Jerman Australia India dan Jepang yang tengah menyiapkan rudal hipersonik di belakangnya lagi ada Iran Israel dan Korea Selatan yang tengah meneliti dasar-dasar dari teknologi rudal hipersonik ada yang bertanya dimana Indonesia negara kita kayanya nggak main-main dulu dengan rudal supersonik kalau bisa negara kita Beresin dulu deh konflik internal kayak korupsi ataupun penegakan hukum yang lagi bikin netizen pusing dengan keberadaan semua negara yang tadi disebutkan dunia dengan rudal hipersonik pasti akan terjadi dalam kurun waktu cepat atau lambat nah jika dunia tersebut nantinya betulan jadi tentu langkah antisipatif harus terus dilakukan menurut Cameron versi yang merupakan pakar pengendalian senjata di Universitas Stanford Amerika rudal hipersonic harus masuk dalam negosiasi pengendalian senjata nuklir untuk meredam penggunaannya sayangnya hal tersebut sepertinya akan sulit terjadi karena Korea Utara dan Cina pernah secara mentah-mentah menolak negosiasi bernada sama karena merasa akan dikendalikan oleh Amerika membicarakan semua kelebihan dari rudal hipersonic dan betapa berharganya barang ini untuk negara-negara kuat bukan berarti personik tidak punya kekurangan kekurangan utama dari teknologi ini adalah biayanya yang cukup tinggi makanya tidak bisa diproduksi secara massal kekurangan lainnya yang dimiliki adalah pengendaliannya sulit untuk dioperasikan yang dibuktikan pada konflik Ukraina dan juga Rusia walaupun Rusia sudah memakai rudal hipersonik tapi hingga saat ini Rusia belum memenangkan perang jadi bisa dibilang rudal hipersonik masih jauh dari kata sempurna Nah kalau ditanya tentang kebutuhan Indonesia apa yang harus dilakukan Indonesia dengan isu rudal hipersonik ini Kami tunggu jejak jawaban kalian di kolom komentar sampai jumpa
